Cara dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Garut

Cara dan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Garut –¬†Tanaman garut merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang tidak terlalu populer apabila dibandingkan dengan umbi-umbian lain, sebut saja ubi jalar ataupun singkong.

Meski tidak se-populer ubi jalar ataupun singkong, umbi-umbian yang kaya akan karbohidrat, mineral dan protein ini, selain bisa dikonsumsi, ternyata budidayanya juga dapat digunakan untuk keperluan lain, seperti : digunakan sebagai tanaman hias, diolah menjadi tepung pati garut, salah satu bahan pembuatan bedak dengan menggunakan saripati tanaman garut, bahan baku untuk pengolahan pada pabrik kertas dan juga memiliki berbagai kashiat dalam kesehatan tubuh.

Tanaman garut biasanya di tanam pada saat bulan telah memasuki musim hujan, sekitar bulan oktober. Hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan tanaman garut lebih mudah dengan curah hujan yang ada sehingga perairan menjadi lebih subur.

Dalam pemeliharaannya, tanaman garut harus melakukan penyiangan dalam kurun waktu 3 bulan pada saat pertama kali ditanam serta pembumbunan dengan menggunakan media cangkul.

Pembumbunan dapat dilakukan bersamaan dengan proses penyiangan. Adapun proses penyiangan bertujuan untuk memberishkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman garut dan apabila dibiarkan akan menghambat perkembangan tanaman garut itu sendiri.

Selain penyiangan dan pembumbunan, tanaman garut harus dapat dipelihara dari hama yang mengganggu, seperti ulat penggulung daun. Daun yang terserang dapat dikendalikan dengan cara menyemprotkan insektirida secukupnya, sedangkan untuk ulat penggulung daun dapat diatasi dengan cara menyemprotkan cairan yang mengandung arsanik.

Semua penggunaan obat-obatan pembasmi hama tentu saja harus kembali pada kaidah aturan pakai merk masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya yang mempengaruhi kualitas pada tanaman garut.

Selain mewaspadai ulat penggulung daun, tanaman garut juga memiliki penyakit bawaan, yaitu penyakit akar. Adapun penyakit akar ini timbul dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga menjadikan medan tanah sekitar tanaman garut menjadi lembab akan tetapi tidak diikuti oleh system drainase yang baik.

Baca Juga :

Oleh karena itu sangat penting untuk membuat system drainase yang baik sebagai tahap pengendalian dari penyakit akar yang umumnya terjadi pada tanaman garut.

Updated: Januari 31, 2019 — 5:28 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Seo Murah dan Bergaransi © 2018