Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cabai Merah

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Cabai Merah –¬†Tidak ada yang tidak mengenal tanaman satu ini. Cabai merah, tanaman rempah dengan rasa pedas yang khas sering di jadikan bumbu tambahan dalam sebuah masakan.

Bahkan beberapa wilayah di Indonesia menjadikan cabai sebagai bahan pokok dalam masakan itu. Tidak hanya di Indonesia, di wilayah lainnya terutama Asia Tenggara dan Asia Timur, tanaman ini sangat terkenal dan menjadi salah satu komoditas pokok yang di ekspor ke belahan dunia lainnya.

Dalam klasifikasi yang di buat oleh Robert H. Whittaker pada tahun 1969, cabai merah yang memiliki nama spesies Capsicum Annum tergolong dalam famili Solanaceae dan ordo Solanaless, yang berarti tanaman terong-terongan yang berbiji banyak dan umumnya memiliki kulit luar yang tipis.

Karena jumlah bijinya yang banyak, cabai merah tergolong kedalam kelas Magnoliopsida yang terdapat dalam divisi Magnoliophyta. Lebih khusus lagi, cabai merah masuk kedalam subkelas Asteridae yang berarti tanaman perdu.

Tabel 1. Klasifikasi Cabai Merah

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Subkelas Asteridae
Ordo Solanaless
Famili Solanaceae
Genus Capsicum
Spesies Capsicum Annum

Cabai merah dapat di tanam hampir disetiap jenis lahan, mulai dari lahan kering maupun lahan basah. Umumnya, tanaman cabai merah yang berbentuk perdu dapat tumbuh hingga 2 meter.

Daunnya akan berwarna hijau cerah saat tanaman masih muda dan akan menjadi semakin tua seiring waktu. Daun tanaman cabai merah berbentuk oval dengan ujung runcing dan memiliki tangkai daun dengan tulang menyirip.

Tanaman cabai merah juga memiliki bunga sempurna, yang berarti memiliki putik dan benang sari dalam satu organ. Buah cabai memiliki bentuk yang beraneka ragam tergantung dengan varietasnya. Adapun ciri-ciri buahnya secara umum adalah berbentuk lonjong dengan warna kuning sampai merah saat sudah matang. Di dalam buah ini, terdapat biji yang berjumlah banyak dan berukuran kecil.

Cabai merah umumnya di jadikan bumbu tambahan dalam masakan. Salah satu contohnya adalah sambal. Di dalam cabai sendiri terkandung beberapa jenis vitamin yang baik untuk kesehatan seperti vitamin C, B, dan K. Selain itu cabai juga tinggi antioksidan yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh.

Kandungan Capsaicin di dalam cabai di katakan mampu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh sehingga bagus untuk menurunkan berat badan. Selain itu, tanaman Cabai merah ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga banyak petani yang membudidayakannya.

Baca Juga :

Namun, ada bahaya yang mengintai di balik nikmatnya rasa pedas dari tanaman rempah ini. Jika dikonsumsi terlalu banyak, cabai merah dapat menyebabkan diare, bahkan luka pada lambung.

Updated: Januari 24, 2019 — 4:57 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Seo Murah dan Bergaransi © 2018