AGUNGQQ Agen DominoQQ, BandarQ, Capsa Susun, QQ Online Terpercaya di Indonesia

Pengertian dan Jenis Respirasi Aerob dan Anaerob

Pengertian dan Jenis Respirasi Aerob dan Anaerob – Respirasi merupakan proses yang dialami dan dilakukan oleh makhluk hidup. Pengertian respirasi secara tradisional yaitu proses pertukaran antara gas oksigen (O2) yang dibutuhkan untuk proses metabolisme sel tubuh dengan gas karbondioksida (CO2) sebagai zat sisa proses metabolisme.

Pertukaran kedua gas ini berlangsung di dalam paru-paru. Proses respirasi merupakan proses fisiologis yang membutuhkan glukosa sebagai energi yang berperan dalam proses respirasi untuk dipecahkan menjadi senyawa yang lebih sederhana. Secara umum, ada dua jenis respirasi yaitu respirasi aerob dan respirasi anaerob

Respirasi Aerob

Respirasi aerob merupakan proses respirasi atau proses reaksi pemecahan senyawa glukosa yang memerlukan suasana aerob atau memerlukan adanya oksigen. Oksigen ini dibutuhkan untuk mendapatkan energi dalam jumlah besar. Energi yang dihasilkan disimpan dalam bentuk kimiawi yang biasa disebut dengan ATP. Energi ini diperlukan oleh sel-sel makhluk hidup agar dapat tumbuh dan berkembang.

Proses respirasi aerob terdiri dari 4 tahap, yaitu:

  1. Glikolisis

Glikolisis merupakan proses pemecahan glukosa menjadi 2 asam piruvat (C3). Produk lainnya yaitu 2 NADH dan 2 ATP. Proses ini terjadi di dalam sitoplasma.

  1. Dekarboksilasi Oksidatif

Dekarboksilasi oksidatif merupakan reaksi yang mengubah 2 asam piruvat (C3) menjadi 2 Asetil Ko-A (C2). Produk lainnya yaitu 2 CO2 dan 2 NADH. Proses ini terjadi di matriks mitokondria.

  1. Siklus Krebs

Silkus krebs merupakan reaksi yang mengubah 2 Asetil Ko-A (C2) menjadi 4 CO2 agar dapat menghasilkan energi. Produk lainnya yaitu 6 NADH, 2 FADH2, dan 2 ATP. Proses ini terjadi di matriks mitokondria. Reaksi ini terjadi secara berulang sehingga disebut sebagai suatu siklus.

Baca Juga :

  1. Transpor Elektron

Transpor elektron merupakan reaksi reduksi NADH dan FADH2 agar dapat menghasilkan energi dalam bentuk ATP dan H2O. Produk akhirnya yaitu 34 ATP dan 6 H2O. Proses ini terjadi di membran dalam mitokondira.

Berdasarkan keempat tahap di atas, rumus respirasi aerob dapat ditulis sebagai:

Glukosa (C6H12O6) + 6 O2 (oksigen) -> 6 CO2 (karbon dioksida)  + 6 H2O (uap air) + 38 ATP (energi)

Respirasi Anaerob

Respirasi anaerob merupakan proses respirasi atau pemecahan glukosa yang tidak memerlukan bantuan oksigen. Respirasi anaerob menghasilkan energi yang lebih sedikit dibandingkan dengan respirasi aerob, yaitu sejumlah 2 ATP. Respirasi ini dilakukan oleh beberapa organisme seperti bakteri asam laktat dan otot tubuh manusia. Berbeda dengan respirasi aerob, respirasi anaerob terjadi di dalam sitoplasma.

Berikut adalah dua contoh respirasi anaerob, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat:

  • Fermentasi asam laktat

Berikut adalah rumus dari reaksi fermentasi alkohol:

C6H12O6 (glukosa) -> etanol + 2 NADH + 2 ATP

  • Fermentasi alkohol

Berikut adalah rumus dari reaksi fermentasi alkohol:

C6H12O6 (glukosa) -> asam laktat + 2 NADH + 2 ATP

Updated: Oktober 29, 2018 — 2:18 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Seo Murah dan Bergaransi © 2018